Yon Koeswoyo menderita Paru-paru bolong (Foto : Istimewa)

@Rayapos | Jakarta – Legenda musik tanah air Yon Koeswoyo meninggal dunia karena penyakit komplikasi yang dideritanya. Dari pengakuannya kepada media saat konferensi pers sebelum konser di tahun 2016 lalu, Yon mengungkapkan bahwa dia sempat diopname dari bulan Mei sampai Juni 2016.

“Saya kemarin diopname sebulan lebih. Katanya tidak ada harapan. Tapi karena doa Anda semuanya, saya diberi kesembuhan,” katanya kala itu.

Yon menuturkan, saat itu dia merasa sesak napas karena paru-paru bolong yang dideritanya.

“Tuhan kasih peringatan kepada saya. Organ tubuh sudah seperti itu. Dihajar satu bulan opname.”

Baca juga : Ini Penyakit yang Diderita Yon Koeswoyo Sebelum Meninggal Dunia

Gara-gara penyakit yang dideritanya itu, ia terpaksa rutin bolak-balik ke rumah sakit untuk menjalani medical check-up setidaknya sebulan sekali.

Mengutip berbagai sumber, paru-paru bolong merupakan kondisi medis di mana paru-paru bocor akibat adanya gumpalan udara yang sangat banyak di dalamnya. Paru-paru ini juga disebabkan proses radang dan infeksi paru-paru.

Ada banyak hal yang bisa menyebabkan terjadinya paru-paru bolong. Misalnya trauma berat karena patah tulang rusuk, infeksi paru karena merokok.

Selain itu, paru-paru bolong biasanya disebabkan oleh kuman TBC yang bersarang di tubuh penderita. Kuman TBC ini akan merusak paru-paru ketika si penderita tak berusaha untuk menyembuhkannya.

Paru-paru bolong sendiri adalah tanda bahwa infeksi yang terjadi di dalam organ tersebut sudah sangat berat. Sementara itu Kuman TBC akan merusak jaringan paru sehingga akan mati dan menimbulkan bekas rongga seperti lubang.

Baca juga : Ternyata Menyanyi Baik Untuk Kesehatan

Tak cuma TBC, beberapa penyakit lain juga bisa menyebabkan paru-paru bolong. Di antaranya adalah abses paru, kanker paru, dan bronkiektasis (infeksi saluran napas bawah sehingga jaringan paru melebar).

Gejala paru-paru bolong ini ditandai dengan beberapa hal, antara lain cepat lelah, lesu, lemah, sampai batuk darah. Tak cuma itu, nafsu makan penderita paru-paru bolong juga akan menurun drastis dan menyebabkan berat badan turun.

Udara yang berkumpul di sekitar paru-paru juga akan mengganggu kemampuan dan kinerja paru-paru. Ketika ini terjadi, penderita paru-paru bolong seperti Yon Koeswoyo juga akan mengalami masalah sulit bernapas atau sesak napas.

Baca juga : Katarak itu Seperti Uban, Pasti Muncul Tapi Bisa Diperlambat

Susah napas ini akan menyebabkan berbagai gejala lain seperti sakit kepala atau pusing dan mudah lelah. Nyeri dada, demam, dan batuk terus-menerus juga kerap dialami penderita paru-paru bolong.

Nah….Apabila pada belakangan hari ini anda sering merasakan gejala-gejala seperti tersebut di atas, segera periksakan diri ke dokter agar bisa ditasi segera.

Comments

comments