Ilustrasi

@Rayapos | Jakarta – Youtube akan bersikap lebih tegas untuk menghentikan unggahan konten-konten berbahaya.

Wakil Presiden Manajemen Produk Youtube, Ariel Bardin menyatakan, konten berbahaya yang diunggah para kreator bisa merusak reputasi komunitas youtuber bahkan menghancurkan masa depan kreator lainnya, termasuk pemasang iklan, industri media dan masyarakat umum.

Konten video yang dianggap berbahaya oleh Youtube diantaranya, video yang menggambarkan lelucon keji yang membuat orang trauma, mempromosikan kebencian atau kekerasan terhadap suatu kelompok, menunjukkan kekejaman, gosip dan konten sensasional sejenisnya yang merugikan pihak lain.

Ariel Bardin mengaku, pihaknya menghadapi situasi yang sangat sulit ketika ada segelintir kreator yang mengunggah konten berbahaya hanya untuk mendapatkan subscriber demi mengejar pendapatan lewat iklan yang diterimanya.

“Ketika seorang kreator mengunggah konten yang sangat mencolok – seperti melakukan lelucon keji di mana orang mengalami trauma, mempromosikan kekerasan atau kebencian terhadap sebuah kelompok, menunjukkan kekejaman, atau merasakan sensasi orang lain dalam usaha untuk mendapatkan pandangan atau pelanggan – hal itu dapat merusak komunitas, termasuk pemirsa, pencipta dan dunia luar.” katanya.

Jika para kreator masih tetap nekat mengunggah konten berbahaya, maka Youtube tidak segan-segan untuk menangguhkan sementara iklan yang masuk atau bahkan jika perlu Youtube akan mematikan akun tersebut.

Konsekuensi dari penghentian iklan atau pembekuan akun adalah hilangnya pendapatan.

Sejak akhir pekan lalu, Youtube telah melengkapi perangkatnya yang bisa digunakan untuk menghapus saluran dari program iklan pilihan dan bahkan menghapus saluran original Youtube.

Selain itu, perusahaan juga dapat menghapus kelayakan saluran untuk direkomendasikan di Youtube. Video dan saluran berbahaya mungkin tidak muncul di beranda, trending tab, atau tontonan berikutnya.

Sebelumnya, youtube cukup kewalahan dengan ulah youtuber kondang Logan Paul yang mengunggah video tentang korban bunuh diri di hutan Aokigahara, Jepang, pada akhir tahun 2017.

Sempat berhenti ngevlog karena banyak yang protes, sebulan kemudian ia muncul lagi dengan konten bertajuk THE PAULS RESPOND TO THE CSI FIGHT! **called out**.

Di video ini, Paul mengambil iklan koi yang sedang kritis dari air lalu melontarkan candaan untuk memberikan teknik kompresi dada yang biasanya diterapkan pada manusia untuk memompa jantung. Masih pada video yang sama, Paul memperlihatkan bangkai tikus di rumahnya, lalu mengeluarkan pistol elektrik untuk ditembakkan ke bangkai tikus tersebut.

Atas ulah keji Paul itu, Youtube “menangguhkan sementara” iklan digital di saluran pribadi Paul di YouTube.

BAGIKAN