Jokowi makan bersama Zulkifli Hasan pada akhir 2016 (Foto: Biro Pers)

@Rayapos | Jakarta – Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Bogor Selasa (24/7/2018) pagi, sekitar 08.30 WIB. Apa yang dibahas dalam pertemuan tersebut? Apakah Jokowi mengajak PAN untuk bergabung?

“(Kalau mengajak) bukan tadi, kalau ngajak kan semua dari dulu,” ujar Zulkifli Hasan (Zulhas) saat ditanyai soal pertemuannya dengan Jokowi, di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (24/7/2018).

Sayangnya Zulhas belum mau bicara soal isi pertemuan dan menjanjikan akan memberi keterangan siang nanti. Ketua MPR ini lalu ditanya lagi benarkah ada ajakan dari Jokowi agar tercipta calon tunggal di Pilpres 2019.

“Nggak lah, pasti kan dua. Nggak, dua lah saya kira. Dua kandidat, kalau tiga kan sulit,” ujar Zul.

Baca juga:

Anies Baswedan: Kali Item Warisan Pemerintah Sebelumnya

Awas… KPK Segera Ungkap Korupsi Besar

Nyaleg DPR RI, Katon Bagaskara Diusung PDIP

Pertemuan Jokowi dengan Zulhas ini terjadi sehari setelah Jokowi mengumpulkan 6 ketum partai di Istana Bogor.

Pertemuan yang digelar Senin (23/7/2018) itu dihadiri oleh Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketum Golkar Airlangga Hartarto, Ketum PKB Muhaimin Iskandar, Ketum PPP M. Romahurmuziy, Ketum NasDem Surya Paloh dan Ketum Hanura Oesman Sapta Odang.

Zulhas tidak ikut dalam pertemuan dengan 6 ketum partai tersebut. Jokowi malah menggelar pertemuan terpisah dengan Zulhas. Meski berstatus sebagai partai pendukung Jokowi hingga saat ini, namun PAN lebih sering mengikuti pertemuan dengan koalisi Prabowo Subianto.

Hingga saat ini, PAN belum menentukan sikap politik di 2019. Namun, sejumlah elite PAN beberapa kali mengirim sinyal akan berkoalisi dengan Gerindra dan PKS.